7 Penyebab Kegagalan dalam Berbisnis

by August 20, 2020

“80 % bisnis mengalami kegagalan pada tahun kedua dan 80 % sisanya mengalami kegagalan pada tahun kelima”
( Michael E. Gerber)

Sangat mengejutkan hasil survey yang dilakukan oleh Michael E. Gerber tentang bisnis yang mengalami kegagalan pada tahun kedua sebanyak 80 %. Apakah bisnis Anda termasuk dalam 20 %-nya? Sebagai pemilik bisnis, Anda harus mengetahui apa penyebab kegagalan dalam berbisnis, sehingga kita bisa mengantisipasinya dan menjadikan bisnis Anda menjadi sukses dan lebih sukses lagi. Adapun 7 alasan utama kegagalan bisnis adalah sebagai berikut:

1. Ketidakjelasan bisnis yang dijalankan

Pemilik bisnis belum memutuskan pada nilai, visi, misi dan tujuan bisnis serta rencana bisnis, sehingga tidak fokus apa bisnis yang dijalankan. Karena tidak ada kejelasan bisnis yang dijalankan mengakibatkan pemilik bisnis tidak jelas tujuannya dan belum membuat rencana bisnis tertulis untuk memandu mereka dalam area bisnis, area keuangan, area keluarga dan area kesehatan. Tanpa tujuan dan rencana tertulis, Anda seperti orang yang berwisata ke wilayah asing tanpa paduan atau peta.

2. Rendahnya mental: tidak sabar, tamak dan bimbang

Pemilik bisnis tidak realistis mengenai berapa lama untuk meraih hasil-hasil bisnisnya, tidak sabar dalam mengambil hasilnya, dalam melakukan pengeluaran biaya yang minimal dan tidak adanya pekerjaan yang khusus atau fokus dalam menjalankan bisnis pada pertama. Pemilik bisnis berpikir bahwa mereka dapat menghasilkan banyak keuntungan secara mudah. Banyak bisnis gagal karena pemilik bisnis mencari jalan untuk membuat keuntungan besar dengan cepat dan berharap menjadi milyuner secara instan. Padahal dalam menjalankan bisnis diperlukan suatu proses.

Pemilik bisnis yang kurang pengalaman sering mengerjakan waktu dan uang secara tidak bijaksana, tanpa pertimbangan konsekuensi, tindakan yang tidak sabar, tanpa mengambil waktu untuk memperoleh data dan memikirnya, tak peduli seberapa jauh bisnis itu telah dijalankan pada arah yang tidak tepat dari tujuan bisnisnya.

Karena takut akan kegagalan, banyak pemilik bisnis menghindari berhadapan dengan tantangan atau halangan dan sering hancur karena mereka memiliki performa rendah dalam berbisnis.

3. Rendahnya penjualan, pelayanan dan buruknya hubungan

Kurangnya semangat pada bagian penjualan adalah faktor utama rendahnya penjualan yang merupakan salah satu alasan utama kegagalan dalam berbisnis. Penurunan penjualan mengurangi cash flow dan dapat menyebakan kegagalan dalam bisnis. Pemilik bisnis perlu persiapkan tim untuk berpikir dan fokus pada penjualan dan pelangan setiap saat. Jadikan penjualan sebagai prioritas utama dari tim penjualan dan tim lainnya. Antisipasi tren kegagalan pasar, produk dan pelayanan. Lihatlah ke depan, satu, dua, atau tiga tahun mendatang. Kemana orientasi pemasarannya? Apa trend pasarnya? Produk apa yang ditawarkan sekarang? Apakah sesuai keinginan pasar? Perubahan apa yang perlu untuk antisipasi keinginan dan kebutuhan pelanggan. Hubungan yang buruk dengan lingkungan bisnis dan tim perusahaan akan menyebabkan bisnis Anda tidak mampu bertahan lama dengan yang lainnya.

4. Rendahnya pengetahuan keuangan

Kekurangan kemampuan atau rendah pengetahuan tentang laporan keuangan, pemilik bisnis tidak mengetahui bagaimana mengaturnya. Pemilik bisnis harus mengetahui dengan pasti berapa banyak uang yang ia punya, berapa banyak hutangnya, berapa banyak yang berhutang padanya, dan target untuk menerima atau kapan pembayarannya. Tentukan secara lengkap pada sistem akuntansi sehingga Anda selalu mengetahui ke mana uang tersebut digunakan.

5. Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin

Lemahnya sistem pengontrolan di setiap lini perusahaan, seperti penjualan, persediaan, piutang, pengeluaran biaya operasi perusahaan terutama di bidang penjualan; sistem penjualannya, cara pencapaian target, cara mendapatkan pelanggan dengan biaya yang efisien, cara menjualnya, cara distribusinya, metode penjualannya, harga jualnya, cara pemantauannya. Apakah semuanya telah dilakukan secara konsisten dan terus menerus? Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin inilah yang menyebabkan kegagalan dalam berbisnis

6. Kekurangan modal kerja

Modal kerja yang tidak cukup sering dihadapi oleh pemilik bisnis. Pemilik bisnis terlalu optimis bahwa bisnisnya dapat berjalan secara organik. Perlu diketahui, bahwa hari ini perkembangan sangat cepat. Bila anda yakin bahwa bisnis anda ini memiliki prospek ke depannya, maka anda harus segera melakukan scale-up. Caranya bisa dengan membangun tim, mencari partner, atau pembiayaan dari pihak lain. Tapi tentu saja harus berdasar dengan perhitungan yang matang dan tidak terburu-buru.

7. Lemahnya perencanaan

Karena perencanaan yang lemah, belum adanya rencana bisnis yang tertulis, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pemilik bisnis bereaksi terus menerus, bahkan menjadi kewalahan dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Pemilik bisnis dan timnya harus jelas dalam hal prioritas di setiap area jobdesk masing-masing. Memikirkan strategi apa yang paling penting dalam waktu sekarang ini.

Setelah mengetahui 7 alasan utama kegagalan bisnis, maka Anda sebagai pemilik bisnis atau para eksekutif dapat melakukan antisipasi, terutama pada area kelemahan Anda dan tetap terus meningkatkan area keunggulan Anda. Salam Sukses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *