Frekuensi Yang Sama

by October 30, 2020

Oleh : Mas Rahmat

Kadang kita suka bertanya, kenapa orang besar bersahabat dengan orang besar juga ya, orang sukses koq temennya orang sukses juga ya? Mereka bukan pilih-pilih temen! Bukan tidak mau bergaul dengan yang lainnya. Toh, mereka sebelum sukses pun, berkawan dengan semuanya.

Mungkin saja, kitanya yang ngga satu frekuensi sama mereka. Mungkin kitanya aja yang ngga satu mindset dengan mereka. Ngga satu visi dengan mereka.

Kalo kita setel radio, dengan gelombang yang sama, kita pasti dengerin acara yang sama kan? Kalo kita setel tivi, trus pilih stasiun yang sama, kita pasti nonton acara yang sama bukan? Sama juga, kalo kita subscribe, channel yang sama, kita juga bakal ngeliat video yang sama.

Karena biasanya, orang akan berkumpul dengan orang yang memiliki kesamaan dengan dirinya, baik kesamaan secara pemikiran, mindset, maupun perilaku.

Kalo ingin impian kita pengen tercapai, bergaul sama orang yang memiliki “impian” yang sama.

Kalo pengen cita-citanya terwujud, temenan sama orang yang memiliki “cita-cita” yang sama. Mindset yang sama, habit yang sama.

Yang merasa belum sama frekuensinya, buruan ganti channelnya, setel stasiunnya, ubah gelombangnya, biar kita liat, denger, nonton dan ketemu dalam acara yang sama, pada akhirnya ketularan suksesnya sama-sama. Kalo sering ketemu, siapa tau aja jodoh, #eaaa

Gimana mau jodoh atuh, kalo ngobrol aja ngga nyambung, jarang ketemu dan beda pemikiran, hehe. Makanya, ada Hadist Nabi: kalo mau ikut wangi, temenan aja sama tukang minyak wangi, kalo temenan sama tukang areng, boro-boro wangi, gosong iya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *