Mengapa Anda Ngga Mau Jualan?

by September 15, 2020

Orang kaya adalah marketer ulung. Mereka bisa dan mau mempromosikan produk-produk, layanan-layanan, dan ide-ide mereka dengan gairah dan semangat tinggi. Mereka juga piawai dalam mempromosikan keunggulan dirinya, yang dikemas dengan cara yang sangat menawan (bukan dengan cara vulgar atau cara arogan), sehingga membuat orang lain terkagum-kagum.

Tetapi, mengapa sebagian besar orang lainnya tidak suka berpromosi, menawarkan produk, menjual jasa atau “menjual citra diri” seperti orang-orang kaya di atas? Kalau anda adalah salah satu dari mereka, maka ada 5 alasan yang menyebabkan anda menjadi orang yang tidak suka promosi dan menjual.

Pengalaman Buruk dari Orang yang Pernah Menjual kepada Anda

Anda mungkin pernah memiliki pengalaman buruk di masa lalu dengan orang yang mempromosikan barang kepada Anda dengan cara yang tidak pantas. Mungkin mereka menjual barang dengan agak memaksa, mungkin mereka mengganggu anda pada saat yang tidak tepat.

Jangan setelah anda mengalami pengalaman buruk itu, menganggap bahwa seorang marketer seperti itu semua. Seorang marketing yang baik justru memberikan kenyamanan dan kesenangan bagi pembelinya.

Pengalaman Buruk Anda dalam Menjual

Anda mungkin pernah memiliki pengalaman buruk ketika anda mencoba menjual sesuatu kepada seseorang dan anda ditolak. Dalam hal ini, ketidaksukaan anda pada marketing hanyalah proyeksi dari ketakutan anda sendiri akan kegagalan dan penolakan.

Jangan menyerah ketika ditolak calon pembeli, mungkin saja ketika cara menawarkannya yang kurang tepat atau bisa saja orang yang ditawarkan barang memang belum membutuhkannya. Ingat, Colonel Sanders dan Thomas Alfa Edison harus mengalami kegagalan beratus kali sebelum mereka meraih kesuksesannya.

Pemrograman di Masa Lalu

Ketika masih kecil, orang tua kita menasehati: “Sekolah yang pintar ya, nak. Supaya kalau besar bisa jadi dokter.” Atau jadi insinyur. Atau jadi presiden, bupati, walikota. Jarang sekali ada orang tua yang menasehati anaknya kalau besar jadi salesman atau marketing. Tidak jarang, tenaga sales adalah mereka yang terpaksa menerima pekerjaan itu karena sudah tidak ada lowongan di tempat lain.

Pemrograman di masa kecil inilah yang menyebabkan tertanamnya belief system yang kurang tepat. Apapun profesinya, yang terpenting adalah bagaimana kita menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain

Keyakinan Bahwa Berpromosi akan Merendahkan Diri Anda

Beberapa orang merasa bahwa melakukan promosi dan menjual produk akan merendahkan diri mereka. Ada rasa gengsi kalau menawarkan dan menjual produk kepada orang lain, merasa bahwa jika orang lain ingin memiliki produk mereka, orang itu harus datang kepada mereka. Serta memiliki keyakinan seperti ini sebenarnya sudah atau akan bangkrut.

Jika anda berprofesi sebagai tenaga penjual, anda harus bangga. Ada jutaan perusahaan di dunia. Mereka bisa bertahan dan berkembang dari tahun ke tahun, dan bisa menggaji ratusan, atau ribuan karyawannya, karena ada tenaga penjual yang menjual produk-produk perusahaan tersebut. Anda perlu memrogram ulang pikiran anda bahwa menjadi tenaga penjual adalah pekerjaan yang sangat mulia. Entah menjadi tenaga penjual di perusahaan orang lain, atau pun di perusahaan anda sendiri.

One Comment

Fafa

Sangat meninginspirasi bgt…

Krn banyak yg tidak sadar, bahwa kegagalan yg selama ini dialaminya dikarenakan mind set dirinya sendiri…

Termasuk saya…. He he he

Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *