Tidak Ada Bisnis Tanpa Resiko

by July 26, 2020

Pertanyaan:

“Pak bisnis apa yang bagus saat ini? Yang resikonya kecil tapi untungnya besar”. Saya tidak mau ketemu yang namanya RESIKO.”

Jawaban:

Mungkin tanpa kita sadari sesungguhnya kita hidup dikelilingi oleh resiko, setiap hari, setiap saat. Masa sih? Coba perhatikan. Dari rumah pergi ke kantor naik mobil, resikonya kecelakaan, masuk rumah sakit bahkan mati. Naik pesawat terbang, enteng saja kita naiknya. Padahal resikonya jatuh, terus mati. Apakah ada di antara kita yang mempunyai motivasi seperti itu, mau bisnis tapi ngga mau resikonya.

Yang resikonya mati saja kita berani, sekarang berbisnis yang risikonya cuma kehilangan uang, bahkan dapat cashback, bukan nyawa kok kita tidak berani? Kan lucu! Lebih lucu lagi, bahkan mungkin ada bisnis yang tidak ada resikonya pun ada yang masih tidak berani..

Seorang entrepreneur sukses bukanlah orang yang berani mengambil resiko saja. Tapi mereka juga harus bisa mengelola segala resiko menjadi sebuah peluang baru yang menguntungkan.

Bagaimana cara mengatasi resiko bisnis? Berikut langkah-langkah yang perlu Anda perhatikan, untuk mengurangi resiko.

1. Melakukan Riset 

Sebelum memulai usaha, sebaiknya kita melakukan riset mengenai hambatan-hambatan yang dimungkinkan muncul ditengah perjalanan usaha. Dengan begitu kita dapat menyiapkan strategi sedini mungkin, untuk mengantisipasi hambatan yang dimungkinkan ada. Misalnya saja resiko persaingan bisnis yang dimungkinkan semakin meningkat.
dianjurkan : Pilihlah peluang bisnis sesuai dengan skill dan minat yang kita miliki, jangan sampai kita memulai usaha hanya karena ikut-ikutan trend yang ada. Dengan memulai usaha sesuai dengan skill dan minat, setidaknya kita memiliki bekal pengetahuan dan keahlian untuk mengurangi dan mengatasi segala resiko yang muncul di tengah perjalanan kita.

2. Carilah Referensi-referensi kunci sukses dalam berbisnis

Carilah informasi mengenai kunci kesuksesan bisnis. Hal tersebut bisa membantu kita untuk menentukan langkah-langkah apa saja yang bisa membuat usaha kita berkembang, dan langkah apa saja yang tidak perlu dilakukan untuk mengurangi munculnya resiko yang tidak diinginkan.

3. Berfikir bijak tentang Resiko

Sesuaikan besar modal usaha yang Anda miliki dengan resiko usaha yang Anda ambil. Jangan terlalu memaksakan diri untuk mengambil peluang usaha yang beresiko besar, jika modal usaha yang Anda miliki juga masih terbatas.

4. Keteguhan Hati dan Kreatifitas

Kesuksesan bisnis bisa dibangun dengan adanya keteguhan hati yang didukung kreatifitas. Dengan keteguhan hati dalam mencapai kesuksesan serta kreatifitas untuk mengembangkan usaha dengan ide-ide baru. Maka segala resiko yang muncul bisa kita atasi dengan baik.

5. Cari informasi tentang prospek bisnis yang kita jalani

Cari informasi tentang prospek bisnis tersebut sebelum mengambil sebuah resiko. Saat ini banyak peluang usaha yang tiba-tiba booming, namun prospek bisnisnya tidak bisa bertahan lama. Hanya dalam hitungan bulan saja, bisnis tersebut surut seiring dengan bergantinya trend pasar. Sebaiknya kita menghindari jenis peluang usaha seperti itu, karena resikonya cukup besar.

6. Lihat tingkat kebutuhan Konsumen

Ketahui seberapa besar tingkat kebutuhan masyarakat akan produk kita. Semakin besar tingkat kebutuhan konsumen akan sebuah produk, maka akan memperkecil resiko bisnis tersebut. Setidaknya resiko dalam memasarkan produk. Dari point-point diatas, bisa diambil kesimpulan bahwa semua resiko bisnis bisa diatasi dengan kejelian, ketekunan dan kreatifitas kita. Oleh karena itu, tingkatkan kemampuan dan pengetahuan kita dalam menjalankan usaha. Agar segala resiko yang muncul ditengah perjalanan, tidak sampai merugikan bisnis kita.

Redaksi menerima konsultasi / pertanyaan mengenai bisnis yang teman-teman lakukan saat ini. Pertanyaan bisa diajukan ke email: santripreneur.net@gmail.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *