Ulamaku Pahlawanku

by August 17, 2020

Perjuangan untuk mencapai kemerdakaan bangsa ini adalah peran dari semua kalangan masyarakat  mulai dari kalangan pelajar, santri, petani, pengusaha, sampai ulama  berbagai golongan agama, suku dan adat yang berbeda. Mereka saling bahu membahu tua dan muda bersatu  dengan tugas sesuai porsinya masing- masing. Hasil dari persatuan ini  dari semua komponen bangsa ini pada puncaknya 17 Agustus 1945 kita memperoleh Kemerdekaan yang dicapai dari perjuangan yang panjang.

Semangat Perjuangan

Generasi muda saat ini banyak yang kehilangan ruh dan akarnya. Karena, mereka telah lupa dengan sejarah kepahlawanan pendahulunya. Kita tidak akan menemukan pohon yang besar sampai mencakar langit tanpa ditopang dengan akar yang kuat. Kita tidak akan mampu membangkitkan semangat kepahlawanan dalam diri generasi kita, jika mereka buram dalam sejarah perjuangan kaum muslimin dalam meraih kemerdekaan Indonesia.

Ketidakpahaman seseorang dengan sejarah maka ia tak akan mengenal tentang dirinya. Sebab tak ada seorang manusia yang dapat dikatakan menyadari dirinya sendiri jika ia tidak mengenal leluhur-leluhurnya. Ketidaktahuan kita terhadap sejarah, kita tak akan mengenal semangat yang menghidupkan mereka, pengorbanan yang mereka hadapi, prestasi-prestasi mereka dalam kehidupan ekonomi, politik, jihad, pemerintahan dan yang lainnya.

Dampaknya, ketika seseorang tak mengenal sejarah para generasi dan leluhurnya. Mereka tidak akan tergugah oleh duka nestapa, tragedi-tragedi mereka, perjuangan dan pengorbanan mereka, kegemilangan dan kemenangan mereka. Serta tidak mendapatkan inspirasi, harapan dan cita-cita mereka.

Bahkan, ketidakpahaman kita terhadap sejarah maka kita tidak akan mampu merajuk masa depan. Sejarah telah jelas, bahwa ia sangat memiliki peran penting dalam kehidupan seseorang, pandangan seseorang akan jauh menatap kedepan jika mengenal sejarahnya. Tahu tentang cita-cita para pejuang Islam dalam kemerdekaan, semangat mereka dalam dakwah dan kerinduan mereka dalam jihad.

Salah satu penyebab generasi muda Islam hari ini tak mengenal sosok pahlawannya, karena pengajaran dan penulisan sejarah tidak sesuai dengan faktanya, banyak peran ulama dan santri dalam membela bangsa dan negara dikesampingkan. Tidak banyak ditulis, dipelajari dan dipublikasikan di media.

Peran Ulama

Perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dalam mengusir kaum imperialis (penjajah) dari tanah air Indonesia tidak lepas dari peranan besar ulama, santri dan tokoh-tokoh Islam negeri ini. Bahkan, tidak sedikit di antara mereka menjadi lini terdepan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sehingga, tak sedikit pula di antara mereka yang gugur sebagai seorang syuhada. Tak terhitung jumlah ulama, santri dan tokoh-tokoh Islam sebagai pahlawan, diantaranya oleh pemerintah Republik Indonesia ditetapkan sebagai pahlawan nasional.

Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, Teuku Umar, KH Hasyim Asy’ari. KH Ahmad Dahlan, KH Zainal Musthofa, KH Wahid Hasyim, Buya Hamka dan M Natsir  adalah beberapa segelintir nama yang diakui sebagai pahlawan nasional, selain itu masih banyak yang belum tercatat

Banyak dari para ulama menjadi tokoh sentral baik dalam kepemimpinan laskar militer ataupun sebagai penggerak santri atau masyarakat untuk ikut berjuang dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, nama mereka telah tercatat dengan tinta emas sebagai seorang syuhada. Mereka telah membasahi negeri ini dengan tetesan darah, keringat dan air mata. Sejarah perjuangan mereka seharusnya membangkitkan kesadaran dan semangat bagi setiap generasi Islam di negeri ini. Ustadz Bachtiar Nasir pernah mengatakan, “Seandainya bumi nusantara (Indonesia) ini dibelek (dibelah) menjadi dua, maka yang keluar adalah darahnya para ulama.”

Tapi kini, ruh perjuangan para ulama itu hampir tak terwariskan dalam diri generasi muda hari ini. Mereka kehilangan semangat dalam melanjutkan cita-cita perjuangan kemerdekaan Indonesia. Berjuang dalam menegakkan aqidah Islamiyah, mendekatkan masyarakat kepada Islam. Bahwa kemerdekaan Indonesia bukan hanya melepaskan diri dari penjajah, tetapi juga melepaskan diri dari segala bentuk kesyirikan dan penyembahan kepada selain Allah, memberantas kezaliman dan menegakkan keadilan sesuai dengan wahyu Allah. Dan itu adalah kemerdekaan hakiki bagi setiap muslim.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *